Wikipedia

Hasil penelusuran

Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Maret 2014

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN OUTSOURCING BAGI PERUSAHAAN

Outsourcing atau alih daya dapat diartikan sebagai penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan yang sifatnya non-core atau penunjang oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lain melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa pekerja/buruh. Karena perusahaan lain dapat mengerjakannya dengan lebih murah, lebih cepat, lebih baik dan yang lebih utama lagi adalah karena kita punya pekerjaan lain yang sifatnya core yang lebih penting.



Ada beberapa keuntungan dari outsourcing, yaitu:
1.      Fokus pada kompetensi utama
Perusahaan dapat fokus pada core-business. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaharui strategi dan merestrukturisasi sumber daya (SDM dan keuangan) yang ada.
2.      Penghematan dan Pengendalian biaya operasional
Salah satu alasan utama melakukan outsourcing adalah peluang untuk mengurangi dan mengontrol biaya operasional. Perusahaan yang mengelola SDM-nya sendiri akan memiliki struktur pembiayaan yang lebih besar daripada perusahaan yang menyerahkan pengelolaan SDM-nya kepada vendor outsourcing. Hal ini terjadi karena vendor outsourcing bermain dengan “economics of scale” (ekonomi skala besar) dalam mengelola SDM.

3.      Memanfaatkan kompetensi vendor outsourcing
Karena core-business-nya dibidang jasa penyediaan dan pengelolaan SDM, vendor outsourcing memiliki sumber daya dan kemampuan yang lebih baik dibidang ini dibandingkan dengan perusahaan. Kemampuan ini didapat melalui pengalaman mereka dalam menyediakan dan mengelola SDM untuk berbagai perusahaan. Bila tidak ditangani dengan baik, pengelolaan SDM dapat menimbulkan masalah dan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan, bahkan dalam beberapa kasus mengancam eksistensi perusahaan.

4.      Perusahan dapat merespon pasar dengan cepat
Jika dilakukan dengan baik, outsourcing dapat membuat perusahaan menjadi lebih ramping dan cepat dalam merespon kebutuhan pasar. Kecepatan merespon pasar ini menjadi competitive advantage (keunggulan kompetitif) perusahaan dibandingkan kompetitor. Setelah melakukan outsourcing, beberapa perusahaan bahkan dapat mengurangi jumlah karyawan mereka secara signifikan karena banyak dari pekerjaan rutin mereka menjadi tidak relevan lagi.

5.      Mengurangi Resiko
perusahaan mampu mempekerjakan lebih sedikit karyawan, dan dipilih yang intinya saja. Hal ini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mengurangi resiko terhadap ketidakpastian bisnis di masa mendatang. Jika situasi bisnis sedang bagus dan dibutuhkan lebih banyak karyawan, maka kebutuhan ini tetap dapat dipenuhi melalui outsourcing. Sedangkan jika situasi bisnis sedang memburuk dan harus mengurangi jumlah karyawan, perusahaan tinggal mengurangi jumlah karyawan outsourcingnya saja, sehingga beban bulanan dan biaya pemutusan karyawan dapat dikurangi.
6.      Meningkatkan efisiensi dan perbaikan pada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya non-core
Umumnya mereka menyadari bahwa merekrut dan mengkontrak karyawan, menghitung dan membayar gaji, lembur dan tunjangan-tunjangan, memberikan pelatihan, administrasi umum serta memastikan semua proses berjalan sesuai dengan peraturan perundangan adalah pekerjaan yang rumit, banyak membuang waktu, pikiran dan dana yang cukup besar. Mengalihkan pekerjaan-pekerjaan ini kepada vendor outsourcing yang lebih kompeten dengan memberikan sejumlah fee sebagai imbalan jasa terbukti lebih efisien dan lebih murah daripada mengerjakannya sendiri.

Ada pula kekurangannya bagi perusahaan, yaitu:
1.      Kehilangan kontrol manajerial
Kontrol manajerial akan menjadi milik perusahaan lain karena perusahan outsourcing tidak akan mendorong perusahaan melainkan didorong untuk membuat keuntungan dari layanan yang mereka sediakan.

2.      Adanya biaya tersembunyi
Setiap hal yang tidak tercamtum dalam kontrak akan menjadi dasar perusahaan untuk membayar biaya tambahan

3.      Ancaman keamanan dan kerahasian
Perusahaan outsourcing dapat menerima informasi tentang catatan gaji, medis dan rahasia lainnya.

4.      Kualitas
Kontrak akan mengalami spesifikasi dan akan ada biaya tambahan yang akan dikeluarkan oleh perusahaan kepada perusahaan outsourcing.

5.      Terkait kesejahteraan keuangan perusahaan lain
      Perusahaan outsourcing akan bangkrut dan memegang kangtong

6.      Publisitas buruk

Sabtu, 29 Maret 2014

Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Indonesia memang bukan termasuk negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris atau Jepang. Namun di Indonesia juga banyak orang-orang kaya dengan jumlah kekayaan yang luar biasa. Di Indonesia, ada banyak orang kaya yang berpenghasilan tinggi hingga mencapai ratusan juta, bahkan hingga milyaran rupiah. Mereka-mereka kebanyakan adalah seorang pengusaha dan pebisnis, baik di bidang industri, properti, tekstil, farmasi, bank, hiburan, dan lain-lain. Beberapa di antaranya bahkan memulai merintis usahanya dari nol hingga mencapai kesuksesan besar seperti sekarang. Para milyurder kaya ini tentu memiliki jumlah pundi-pundi kekayaan yang selangit selain harta benda yang juga melimpah. Lalu siapa sajakah yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia? Tentu para pengusaha super kaya yang masuk dalam list tersebut memiliki harta dan kekayaan yang melimpah yang menegaskan status mereka sebagai konglomerat dan milyuner.

Baru-baru ini majalah finansial ternama dunia, Forbes merilis daftar 10 orang terkaya di Indonesia terbaru di tahun 2014. Dari sekian nama yang masuk dalam top 10, beberapa muka lama masih mendominasi list ranking. Meski begitu ada beberapa nama-nama baru yang berhasil menembus 10 besar orang terkaya di Indonesia yang mampu mengembangkan usahanya dengan pesat dan meraih kesuksesan di bidang tersebut. Lalu siapa saja yang masuk dalam list 10 besar tersebut? Berikut akan kami sajikan daftar 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2014 terbaru versi majalah Forbes.




1. Budi & Michael Hartono
Jumlah Kekayaan : 15 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Djarum & BCA
Umur : 72 dan 73 tahun

2. Eka Tjipta Widjaja
Jumlah Kekayaan : 7 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Golden Agri Resources & Grup Sinar Mas
Umur : 89 tahun

3. Anthoni Salim
Jumlah Kekayaan : 6,3 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Salim Group, PT Indofood, PT Bogasari
Umur : 64 tahun

4. Susilo Wonowidjojo
Jumlah Kekayaan : 5,3 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Gudang Garam
Umur : 57 tahun

5. Chairul Tanjung
Jumlah Kekayaan : 4 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : CT Corp
Umur : 51 tahun

6. Sri Prakash Lohia
Jumlah Kekayaan : 3,7 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Indorama Synthetics
Umur : 60 tahun

7. Boenjamin Setiawan
Jumlah Kekayaan : 3 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Kalbe Group
Umur : 79 tahun

8. Peter Sondakh
Jumlah Kekayaan : 2,7 milliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Bentoel dan Rajawali Group
Umur : 61 tahun

9. Mochtar Riady
Jumlah Kekayaan : 2,5 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Lippo Group

10. Sukanto Tanoto
Jumlah Kekayaan : 2,3 miliar dollar amerika
Sumber Kekayaan : Asia Pacific Resources International Ltd
Umur : 63 tahun


Itulah informasi update tentang daftar sepuluh orang terkaya di Indonesia tahun 2014 terbaru. Daftar tersebut dikeluarkan oleh majalah Forbes, yang merupakan majalah finansial ternama di dunia yang juga merilis daftar orang terkaya di dunia tiap tahunnya. Oleh karena itu, keakuratan data tersebut tidak perlu diragukan lagi. Tentu jumlah kekayaan mereka bisa dijadikan sebagai inspirasi dalam memulai usaha menuju hidup yang sukses, karena selama ada tekad dan usaha, maka tidak ada yang tidak mungkin. Semoga bisa bermanfaat.


Sumber : http://cepatlambat.blogspot.com/2014/03/orang-terkaya-di-indonesia.html#ixzz2xPr44UdQ

Cara Mengatasi Pengangguran

Ada berbagai cara mengatasi pengangguran, yaitu:

1. Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Moral

Peningkatan mobilitas tenaga kerja dilakukan dengan memindahkan pekerja ke kesempatan kerja yang lowong dan melatih ulang keterampilannya sehingga dapat memenuhi tuntutan kualifikasi di tempat baru. Peningkatan mobilitas modal dilakukan dengan memindahkan industry (padat karya) ke wilayah yang mengalami masalah pengangguran parah. Cara ini baik digunakan untuk mengatasi msalah pengangguran structural.

2. Pengelolaan Permintaan Masyarakat

Pemerintah dapat mengurangi pengangguran siklikal melalui manajemen yang mengarahkan permintaan-permintaan masyarakat ke barang atau jasa yang tersedia dalam jumlah yang melimpah.

3. Penyediaan Informasi tentang Kebutuhan Tenaga Kerja

Untuk mengatasi pengangguran musiman, perlu adanya pemberian informasi yang cepat mengenai tempat-tempat mana yang sedang memerlukan tenaga kerja.

Masalah pengangguran dapat muncul karena orang tidak tahu perusahaan apa saja yang membuka lowongan kerja, atau perusahaan seperti apa yang cocok dengan keterampilan yang dimiliki. Masalah tersebut adalah persoalan informasi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu diadakan system informasi yang memudahkan orang mencari pekerjaan yang cocok. System seperti itu antara lain dapat berupa pengumuman lowongan kerja di kampus dan media massa. Bias juga berupa pengenalan profil perusahaan di sekolah-sekolah kejuruan, kampus, dan balai latihan kerja.

4. Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi baik digunakan untuk mengatasi pengangguran friksional. Dalam situasi normal, pengangguran friksional tidak mengganggu karena sifatnya hanya sementara. Tingginya tingkat perpindahan kerja justru menggerakan perusahaan untuk meningkatkan diri (karir dan gaji) tanpa harus berpindah ke perusahaan lain.

Menurut Keynes, pengangguran yang disengaja terjadi bila orang lebih suka menganggur daripada harus bekerja dengan upah rendah. Di sejumlah Negara, pemerintah menyediakan tunjangan/santunan bagi para penganggur. Bila upah kerja rendah maka orang lebih suka menganggur dengan mendapatkan santunan penganggur. Untuk mengatasi pengangguran jenis ini diperlukan adanya dorongan-dorongan (penyuluhan) untuk giat bekerja.

Pengangguran tidak disengaja, sebaliknya, terjadi bila pekerja berkeinginan bekerja pada upah yang berlaku tetapi tidak mendapatkan lowongan pekerjaan. Dalam jangka panjang masalah tersebut dapat diatasi dengan pertumbuhan ekonomi.

5. Program Pendidikan dan Pelatihan Kerja

Pengangguran terutama disebabkan oleh masalah tenaga kerja yang tidak terampil dan ahli. Perusahaan lebih menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu. Masalah tersebut amat relevan di Negara kita, mengingat sejumlah besar penganggur adalah orang yang belum memiliki keterampilan atau keahlian tertentu.

6. Wiraswasta

Selama orang masih tergantung pada upaya mencari kerja di perusahaan tertentu, pengangguran akan tetap menjadi masalah pelik. Masalah menjadi agak terpecahkan apabila muncul keinginan untuk menciptakan lapangan usaha sendiri atau berwiraswasta yang berhasil.

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2119555-cara-cara-mengatasi-pengangguran/#ixzz2xPV98APb

Bahan Baku Ayam Kentucky ala KFC

Bahan Baku Ayam Kentucky ala KFC:
ayam goreng kentucky
  • cuci bersih ayam 0,5 kg. Kalau bisa semuanya adalah daging paha.
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng ayam
  • garam satu sendok teh
  • lada halus sebanyak satu sendok teh
  • bawang putih sebanyak 2 siung
Bahan untuk Membuat Pelapis Cair Ayam Kentucky ala KFC :
  • telur ayam 1 butir. Ambil kuningnya saja
  • lada halus seperempat sendok teh
  • garam seperempat sendok teh
  • vetsin seperempat sendok teh
  • baking soda seperempat sendok teh, digunakan sebegai pengembang dan perenyah ayam goreng
  • tepung terigu 150 gr (seratus lima puluh mili gram)
  • air dingin 150 ml (seratus lima puluh mili liter)
  • tepung maizena 20 gr (dua puluh gram)
Bahan untuk Membuat Pelapis Kering Ayam Kentucky ala KFC :
  • tepung terigu 200 gr (dua ratus gram), pilih yang tinggi protein
  • tepung maizena 50 gr (lima puluh gram)
  • baking soda seperempat sendok teh, sebagai pengembang dan perenyah ayam goreng
  • bubuk kaldu instan seperempat sendok teh, pilih yang rasa ayam
  • bawang putih 2 siung
  • vetsin seperempat sendok teh, sebagai penguat rasa
Tahap-tahap Membuat Ayam Kentucky ala KFC :
  1. Semua bahan pelapis cair dicampur dan aduk sampai merata. Tambahkan kuning telur dan air sedikit demi sedikit, aduk lagi sampai merata. Kemudian masukkan ke dalam lemari es atau jika tidak punya, tempatkan pada tempat yang agak dingin.
  2. Bahan-bahan yang dipakai untuk membuat pelapis kering juga dicampur semuanya.
  3. Lumuri daging ayam dengan garam, bawang putih, serta lada, lalu aduk sampai merata. Biarkan selama kurang lebih 10 menit sampai benar-benar meresep.
  4. Campurkan daging pada pelapis kering dengan mengguling-gulingkannya sampai semua daging terlapisi tepung. Lalu masukkan daging pada pelapis cair.
  5. Kemudian daging diguling-gulingkan lagi ke dalam pelapis kering. Jika sudah benar-benar tercampur dengan bahan pelapis, saatnya untuk menggoreng.
  6. Panaskan minyak goreng pada wajan lalu masukkan potongan-potongan ayam dan goreng sampai berwarna kekuning-kuningan. Angkat dan sajikan.